Menu bar

Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Tuesday, 16 August 2016

Sejarah Komputer

Pada awalnya komputer tidak digunakan untuk kepentingan hiburan atau mengirim email seperti pada saat ini, tetapi digunakan untuk menghitung kumpulan angka yang sangat rumit.
Sekarang, kita membawa teknologi komputasi pada genggaman tangan dalam bentuk smartphone. Berikut adalah sejarah singkat bagaiman perkembangan teknologi komputasi dari masa ke masa. Seperti dikutip dari Webopedia.
Generasi Pertama (1940-1956)
Dalam periode ini, generasi pertama komputer mulai dikembangkan. Komputer generasi pertama ini menggunakan tabung vakum untuk sirkuit dan drum magnetik sebagai penyimpanan memori. Tabung vakum ini digunakan untuk memperkuat sinyal dengan mengendalikan gerakan elektron diruang evakuasi. Komputer generasi pertama masih sangat sulit dioperasikan dan berbiaya sangat mahal. UNIVAC dan ENIAC adalah contoh komputer generasi pertama yang digunakan badan sensus Amerika Serikat.


Generasi Kedua (1964-1971)
Teknologi tabung vakum mulai tergantikan dengan transistor. Penggunaan transistor pada komputer mulai digunakan di akhir 1950-an. Keunggulan transistor adalah bentuknya yang lebih kecil. Dengan bentuk minimalis dari transistor, komputer menjadi lebih kecil dan hemat energi. Di generasi kedua ini, bahasa pemograman mulai diperkenalkan, seperti contohnya COBOL dan Fortran. Teknologi penyimpanan memori juga berubah dari drum magnetik menjadi teknologi magnetik. IBM 7000, NCR 304, IBM 650, IBM 1401, ATLAS and Mark III adalah contoh dari generasi kedua komputer.


Generasi Ketiga (1964-1971)
Pengembangan sirkuit terpadu adalah ciri khas dari generasi ketiga komputer. Bentuk transistor semakin diperkecil dan ditempatkan di chip silikon, yang dinamakan semikonduktor. Teknologi ini semakin mempercepat kinerja komputer. Selama periode ini, mouse dan keyboard mulai diperkenalkan, generasi ketiga juga sudah dilengkapi dengan sistem operasi. PDP-8, PDP-11, ICL 2900, IBM 360 and IBM 370 adalah contoh dari komputer generasi ketiga


Generasi Keempat (1971-sekarang)
Di periode ini prosesor mikro mulai diperkenalkan, saat ribuan sirkuit terpadu dimasukan ke dalam sebuah silikon chip yang kecil. Prosesor pertama Intel, 404 chip mulai menjadi otak utama di sebuah komputer. saat periode inilah istilah Personal Computer (pc) mulai digunakan. Dengan teknologi yang lebih maju, generasi keempat menjadi tonggak awal pembangunan internet. IBM 4341, DEC 10, STAR 1000, PUP 11 and APPLE II adalah contoh komputer generasi keempat.


Generasi kelima (sekarang-masa depan)
Komputer generasi kelima dibangun berdasarkan teknologi kecerdasan buatan, dan masih dalam tahap pengembangan. Contoh teknologi yang sudah sering digunakan adalah teknologi pengenal suara. Penggunaan pemrosesan paralel dan superkonduktor menjadi dasar dari kecerdasan buatan. Tujuan dari komputasi generasi terbaru adalah untuk mengembangkan perangkat yang merespon bahasa manusia.

Itulah artikel mengenai sejarah singkat komputer. Semoga artikel ini dapat memberikan banyak manfaat buat teman-teman semuanya dan tentunya memberikan informasi yang bermanfaat. terimakasih telah menyempatkan diri mampir ke blog ini. saya ucapkan terimakasih dan sampai jumpa di postingan berikutnya.

Pengertian Dan Fungsi Dari Sistem Operasi

Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi merupakan jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, sistem komputer tidak lebih dari sekumpulan komponen elektronik dan komponen mekanik.

Sistem operasi bertindak seperti penterjemah antara pengguna aplikasi dengan perangkat keras. Seorang pengguna berinteraksi dengan sistem komputer melalui sebuah aplikasi, seperti aplikasi pengolah kata, permainan, atau program aplikasi lain yang dirancang untuk tujuan tertentu. Dalam menggunakan aplikasi tersebut, aplikasi tidak akan peduli bagaimana caranya pengguna memasukan informasi ke dalam aplikasi, seperti melalui keyboard. Sistem operasilah yang bertanggungjawab terhadap komunikasi antara aplikasi dengan perangkat keras. Dalam contoh lain, ketika pengguna menggunakan sebuah aplikasi, memasukan informasi melalui keyboard, ditampilkan di monitor, disimpan pada media penyimpanan, atau kemudian dicetak di printer, semuanya diatur oleh sistem operasi. Sistem operasilah yang bertugas menangani seluruh perangkat input dan output komputer.

Dengan demikian, sistem operasi memiliki kontrol penuh terhadap sumber daya perangkat keras komputer dan mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.


Fungsi Dasar Sistem Operasi
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.


Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

Fungsi Pokok Sistem Operasi
Sistem operasi memiliki 4 (empat) fungsi pokok, yaitu:
1. Mengontrol akses perangkat keras,
Sistem operasi memanajemen interakasi antara aplikasi dan perangkat keras. Untuk mengakses dan berkomunikasi dengan perangkat keras, sistem operasi perlu menginstal sebuah perangkat lunak (driver) untuk tiap komponen perangkat keras.
2. Manajemen file dan folder
Sistem operasi mengatur dan membuat susunan file yang tersimpan di dalam hard disk dan media penyimpanan lain.
3. Menyediakan user interface
Sistem operasi akan menyediakan tampilan antarmuka pengguna, baik dalam bentuk baris perintah perintah (Command Line Interface - CLI) maupun dalam bentuk grafis (Graphical User Interface - GUI).
4. Manajemen aplikasi
Sistem operasi meletakan suatu aplikasi dan memuatnya ke dalam memori (RAM) komputer. Sistem operasi menjamin setiap aplikasi mendapatkan sumber daya yang cukup.

Sekian artikel mengenai pengertian dan fungsi dari sistem operasi pada komputer. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan banyak pengetahuan dan ilmu untuk kita semua. Jangan lupa dishare ya artikelnya, agar bermanfaat juga buat orang banyak, karena berbagi ilmu itu sangat dianjurkan.

Kenapa Kapasitas Harddisk Tidak Sesuai Dengan Aslinya

Kenapa Kapasitas Harddisk Tidak Sesuai Dengan Aslinya ? Kenapa ya kapasitas harddisk itu tidak sesuai dengan aslinya ? Pertanyaan seperti ini sudah sangat sering kita dengarkan, dan kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaan teman-teman semua mengenai hal ini.

Kita ambil contoh flashdisk. Dulu pertama kali saya membeli flashdisk berukuran 16GB. Setelah saya colokkan ke USB laptop ternyata ukurannya bukan 16GB, melainkan hanya 14,4GB. Tentu saja saya sebagai orang awam sangat binung dengan masalah ini. Pada awalnya saya ingin protes ke si penjualnya, namun hal ini saya urungkan. Takutnya nanti malahan saya yang dikira gaptek (Gagap Teknologi), gengsilah ya kan hehe.

Karena rasa penasaran yang sangat tinggi, akhirnya saya membuka koneksiinternet, dan mencari tau kenapa kok flashdisk yang saya miliki itu kapasitasnya berkurang atau tidak penuh. Agar lebih enak, akan kita bahas secara bersama-sama saja, agar teman-teman juga mengetahuinya.

Setelah ditelusuri, ternyata perhitungan pabrikan harddisk ata flashdisk dengan mesin komputer agak sedikit berbeda. Kalau dipabrikan harddisk menggunakan satuan hitungan desimal, sedangkan mesin komputer menggunakan perhitungan dengan satuan binari (Karena bahasa mesin hanya bisa mengenali angka 1 dan 0 saja, dan tidak bisa mengenali bahasa desimal). Lalu apakah efeknya ? Pada perhitungan binari maka yang terbaca adalah kapasitas harddisk atau flashdisk yang berkurang. Berikut penjelasannya.

Contoh perbedaan hitungan desimal dengan hitungan binari agar lebih mudah untuk dipahami.
Hitungan desimal
1 kilobyte setara dengan 1.000 byte.
1 megabyte setara dengan 1.000.000 byte.
1 gigabyte setara dengan 1.000.000.000 byte.
1 terabyte setara dengan 1.000.000.000.000 byte.
1 petabyte setara dengan 1.000.000.000.000.000 byte.
Dan seterusnya.

Contoh hitungan binari
1 kilobyte setara dengan 1,024 byte.
1 megabyte setara dengan 1,048,576 byte.
1 gigabyte setara dengan 1,073,741,824 byte.
1 terabyte setara dengan 1,099,511,627,776 byte.
1 petabyte setara dengan 1,125,899,906,842,624 byte.
Dan seterusnya.

Setelah membaca penjelasan di atas dan pastinya anda sudah mengethuinya. Sekarang kita akan mencoba untuk menghitung agar mendapatkan kapasitas yang sesungguhnya dari sebuah Hard Disk, Flashdisk atau Memori. Disini saya mengambil contoh harddisk komputer dengan kapasitas 500GB, berikut akan saya jelaskan cara-caranya.

Pertama konversikan dahulu kapasitas harddisk komputer 500GB tersebut menggunakan satuan desimal. Hasil konversi 500GB = 500.000.000.000 byte. Kemudian hasil yang didapatkan ini dikonversikan kembali kesatuan binari, caranya adalah dengan membagi sesuai dengan kapasitasnya. Disini kita menggunakan satuan GB (GigaByte). 500.000.000.000 : 1,073,741,824 (1GB) = 465,xxx.xxx.xxx kita bulatkan saja menjadi 466GB. Lumayan banyak bukan kapasitas yang terbuang? kurang lebih 24GB.

Selanjutnya kita akan mencoba menghitung flashdisk yang berkapasitas 16GB. Konversikan dahulu menjadi satuan desimal, maka akan menjadi 16GB = 16.000.000.000 : 1,073,741,842, maka hasilnya adalah 14,9GB dan kapasitas yang hilang ada 1,1GB. Lumayan besar ya kapasitas yang terbuanya, cukuplah sebenarnya buat menyimpan beberapa data.

Dari penjelasan di atas, saya yakin kamu bisa mengerti kenapa kapasitas harddisk, flashdisk dan memori tidak pernah terbaca kapasitasnya sesuai dengan aslinya.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat menjawab rasa penasaran teman-teman semuanya mengenai hal ini. Terimakasih sudah mampir ke Blog ini, sekian dan saya ucapkan terimakasih

Friday, 14 February 2014

Cara Memperbaiki Hard Disk Yang Rusak, Bad Sector

Hard disk adalah salah satu media penyimpanan paling penting pada komputer namun dengan lifetime atau umur pemakaian yang relatif terbatas akibat dari kerusakan maupun permasalahan yang lain. Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh sebuah hardisk adalah bad sector seperti BIOS tidak terbaca maupun error pada komputer.
Untuk mengatasi hardisk rusak atau bad sector, ada beberapa cara yang bisa kita gunakan (perbaikan harus disesuaikan dengan merek dan banyaknya bad sector) Seperti :
1. Dengan menggunakan format C:/C.
Cara ini bertujuan untuk membersihkan cluster yang rusak. caranya adalah sbb :
  1.1. Pilih Disk yang akan di repair
  1.2. Klik kanan pada disk yang akan di repair lalu pilih Properties misal Drive : C drive D
  1.3. Klik Tab Tools
  1.4. Lalu klik tombol Check Now di bawah Error Checking Status
  1.5. Ada 2 pilihan, pilih salah satu Thorough atau  Scan for and Attempt Recovery of Bad Sectors
  1.6. Klik Start lalu tunggu sampai prosesnya selesai
  1.7. Setelah prosesnya selesai di sarankan untuk Restart Komputer anda
2. Cara kedua dengan menggunakan Disk manager dari masing-masing pabrik yang membuat hardisk tersebut.
3. Cara lainnya adalah dengan menggunakan software bantuan HDD Regenerator. Untuk mendapatkannya silahkan download link dibawah ini
4. Jika Belum Berhasil Coba Cara Low Level Format Atau Zero File. Ikuti Langkah dibawah ini :
  4.1. Download program HDD Low Level Format di disini
  4.2. Install dan jalankan program HDD Low Level Format tools
  4.3. Pilih hardisk yang akan di-format atau flah, kemudian klik Continue..
  4.4. Klik tab LOW-LEVEL FORMAT, klik FORMAT THIS DEVICE
  4.5. Tunggu sampai selesai, dan biasanya prosesnya akan memakan waktu cukup lama jadi luangkanlah waktu yang cukup. 
5. Jika cara-cara diatas masih belum bisa, mungkin yang harus kita lakukan adalah memotong sector hardisk tersebut dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.
6. Jika Hard disk terdeteksi BIOS tapi tidak bisa digunakan lagi
     Permasalahan ini sering terjadi saat kita melakukan POST pada komputer. Dan biasanya hal tersebut disebabkan oleh Firmware dari hardisk tersebut. Hardisk merek Maxtor dengan seri nama-nama dewa paling sering mengalami gejala tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kita bisa mendownload program firmware dari website merek hardisk tersebut. Tenang saja kita bisa mendownloadnya secara gratis ko. Jika Hard disk tidak terdeteksi BIOS dan tidak bisa digunakan lagi
Menurut saya permasalahan inilah yang paling sulit dan untuk memperbaikinya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen yang ada didalamnya. Caranya seperti dibawah ini :
  6.1. Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
  6.2. Mengganti IC pada mainboard Harddisk
  6.3. Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti mainboardnya atau mengambil IC nya.